Bunga Snapdragon: Mulut Naga yang Penuh Pesona

Bunga snapdragon adalah salah satu bunga taman yang langsung mencuri perhatian. Bentuk bunganya unik menyerupai kepala naga kecil yang sedang mengatup dan membuka, warna-warnanya cerah, dan tampilannya sangat fotogenik untuk dekorasi taman maupun pot. Tidak heran bila bunga snapdragon semakin populer di kalangan pecinta tanaman hias.
Keindahan bunga snapdragon bukan hanya soal tampilan. Tanaman ini termasuk cukup mudah dibudidayakan, punya variasi warna sangat kaya, dan bisa menjadi aksen vertikal yang membuat taman terlihat lebih “hidup”. Selain itu, bunga snapdragon juga sering dipilih untuk rangkaian bunga potong karena tahan lama dan tampil kontras di dalam vas.
Karena itu, sebelum Anda memutuskan menanamnya di rumah, ada baiknya memahami dulu apa yang membuat bunga snapdragon begitu istimewa. Setelah mengenali gambaran besarnya, sekarang saatnya masuk ke pembahasan yang lebih spesifik dan praktis.
Daftar isi:
Mengenal Bunga Snapdragon (Antirrhinum majus)
Untuk bisa memaksimalkan potensi bunga snapdragon di taman atau pot, Anda perlu mengenalnya lebih dekat. Mulai dari klasifikasi ilmiah hingga bentuk fisiknya, semua aspek ini akan membantu Anda merawatnya dengan lebih tepat.
a. Taksonomi Bunga Snapdragon
Secara ilmiah, bunga snapdragon dikenal dengan nama Antirrhinum majus. Berikut ringkasan posisinya dalam dunia botani:
- Kerajaan: Plantae
- Divisi: Magnoliophyta (tumbuhan berbunga)
- Kelas: Magnoliopsida (dikotil)
- Ordo: Lamiales
- Famili: Plantaginaceae
- Genus: Antirrhinum
- Spesies: Antirrhinum majus
Nama “snapdragon” berasal dari bentuk mahkotanya yang mirip rahang atau kepala naga. Ketika ditekan perlahan pada sisi bunganya, kelopak tampak seperti mulut yang membuka dan menutup.
b. Morfologi: Bentuk dan Ciri Fisik
Bunga snapdragon memiliki ciri morfologi yang sangat khas, sehingga mudah dikenali:
- Batang:
- Tegak, berbentuk ramping, bisa bercabang
- Tinggi berkisar 20–90 cm tergantung varietas (dwarf, medium, tinggi)
- Daun:
- Menyempit, lonjong-lanset, berwarna hijau segar
- Tersusun berlawanan atau spiral di sepanjang batang
- Bunga:
- Tersusun dalam malai vertikal di ujung batang
- Bentuk tubular dengan “mulut” yang bisa terbuka saat ditekan
- Tersedia dalam warna tunggal maupun kombinasi (dua atau tiga warna dalam satu bunga)
- Akar:
- Akar serabut
- Cukup responsif terhadap media tanam yang gembur dan kaya bahan organik
Struktur bunga yang menjulang ke atas membuat snapdragon cocok sebagai tanaman fokus (focal point) dalam desain taman.

c. Negara Asal dan Sebaran Geografis
Bunga snapdragon berasal dari kawasan Mediterania: terutama Spanyol, Prancis Selatan, dan Italia. Iklim asalnya cenderung sejuk dengan musim panas yang tidak terlalu ekstrem.
Seiring waktu, bunga snapdragon menyebar luas ke berbagai negara Eropa, Amerika Utara, hingga Asia. Di Indonesia, tanaman ini banyak ditemukan di daerah dataran tinggi dan kawasan dengan suhu lebih sejuk, seperti:
- Lembang
- Puncak
- Batu
- Berbagai daerah pegunungan lainnya
Setelah memahami asal-usul dan karakter dasar ini, Anda akan lebih mudah memprediksi bagaimana bunga snapdragon akan beradaptasi di lingkungan rumah Anda.
Fakta Unik Bunga Snapdragon
Untuk membuat pembahasan semakin menarik, mari bergeser dari teori botani ke fakta unik yang sering membuat orang jatuh cinta pada bunga snapdragon.
- Bentuk “Mulut Naga” yang Bisa Dibuka
Saat Anda menekan sisi bunga secara lembut, mahkota segera tampak seperti mulut naga yang membuka. Ini membuat snapdragon sangat disukai anak-anak dan pecinta tanaman yang gemar detail unik. - Simbolisme dalam Bahasa Bunga
Di beberapa tradisi, bunga snapdragon melambangkan kekuatan batin, keberanian, dan keanggunan di tengah tekanan. Ini menjadikannya pilihan menarik untuk rangkaian bunga hadiah. - Disukai Lebah dan Polinator
Struktur bunganya dirancang sedemikian rupa sehingga lebah harus “membuka” bunga untuk masuk. Interaksi ini membantu proses penyerbukan dan membuat taman Anda lebih ramah bagi polinator. - Sering Dipakai sebagai Bunga Potong
Tangkai yang panjang dan tegak membuat bunga snapdragon ideal untuk vas tinggi. Bunga-bunganya juga cukup awet setelah dipotong bila dirawat dengan benar.
Setelah Anda mengenal beberapa fakta unik ini, mari beralih ke hal yang paling sering dicari: variasi warna dan kemungkinan hibridasi.
Baca juga: Bunga Darwin’s Slipper: Keindahan Unik yang Bikin Penasaran
Variasi Warna Bunga Snapdragon
Salah satu daya tarik utama bunga snapdragon adalah variasi warna yang sangat kaya. Ini membuka peluang besar untuk bermain komposisi warna di taman atau balkon Anda.
Beberapa warna yang umum ditemukan:
- Putih
- Kuning lembut hingga kuning cerah
- Merah muda, magenta
- Merah, merah marun
- Oranye
- Ungu
- Kombinasi dua warna (bicolor), misalnya kuning–merah, putih–merah muda
Melalui proses hibridasi, para pemulia tanaman terus menghasilkan varietas baru dengan:
- Warna lebih intens
- Kombinasi warna unik
- Ukuran tanaman lebih kompak atau lebih tinggi
- Ketahanan lebih baik terhadap penyakit
Bagi Anda yang menyukai tampilan dramatis, menanam beberapa varietas bunga snapdragon dengan tinggi dan warna berbeda dalam satu area akan menghasilkan efek visual yang sangat kuat.
Setelah mengetahui betapa fleksibelnya pilihan warna, sekarang Anda perlu memahami syarat tumbuhnya agar tanaman ini tidak hanya indah, tetapi juga sehat dan tahan lama.

Syarat Tumbuh dan Propagasi (Perbanyakan) Bunga Snapdragon
Supaya bunga snapdragon berkembang maksimal, Anda perlu memperhatikan tiga faktor utama: iklim, media tanam, dan teknik perbanyakan.
1. Syarat Tumbuh
- Cahaya:
- Ideal: penuh matahari (6–8 jam per hari)
- Di daerah sangat panas, berikan sedikit naungan pada siang terik
- Suhu:
- Tumbuh optimal di suhu sejuk–sedang, sekitar 15–24°C
- Di dataran rendah panas, tanaman masih bisa tumbuh, tetapi perlu pengaturan penyiraman dan naungan lebih hati-hati
- Media Tanam:
- Gembur, poros, kaya bahan organik
- Campuran ideal: tanah taman : kompos : sekam bakar (1:1:1)
- Drainase wajib baik untuk mencegah akar busuk
- pH Tanah:
- Lebih suka pH netral sampai sedikit asam (sekitar 6,–7,)
- Kelembapan:
- Suka lembap, tetapi tidak tergenang
- Penyiraman teratur, terutama saat fase pertumbuhan aktif dan menjelang berbunga
2. Propagasi (Perbanyakan)
Ada dua cara utama memperbanyak bunga snapdragon:
- Dari Biji
- Paling umum digunakan
- Biji sangat halus, jadi sebaiknya ditebar di permukaan media semai dan hanya ditutup tipis
- Kecambah biasanya muncul dalam 7–14 hari pada kondisi ideal
- Dari Stek Batang (lebih jarang, tapi mungkin)
- Diambil dari batang sehat yang belum berbunga penuh
- Stek ditanam pada media lembap dan ditempatkan di tempat teduh terang hingga mengakar
Dengan memahami syarat tumbuh dan cara perbanyakan ini, Anda siap masuk ke panduan praktis berbentuk tabel yang mudah diikuti.
Tabel Panduan Singkat Menanam Bunga Snapdragon
Berikut panduan ringkas menanam bunga snapdragon dari awal hingga berbunga:
| Tahap | Langkah | Catatan Penting |
|---|---|---|
| Persiapan Media | Campur tanah, kompos, sekam bakar (1:1:1); pastikan gembur dan poros | Sterilkan media bila perlu untuk mengurangi risiko jamur |
| Penyemaian Biji | Tebar biji di permukaan; tekan ringan; jangan ditutup tanah terlalu tebal | Jaga kelembapan, jangan sampai becek; simpan di tempat terang |
| Perawatan Semai | Siram halus (spray); beri cahaya cukup | Hindari sinar matahari langsung terlalu kuat pada bibit muda |
| Pindah Tanam | Pindahkan saat semai punya 3–4 helai daun sejati | Tanam di sore hari untuk mengurangi stres tanaman |
| Penempatan Pot/Taman | Letakkan di area dengan matahari 6–8 jam per hari | Di daerah panas, beri naungan parsial saat siang |
| Penyiraman Rutin | Siram saat permukaan media mulai mengering | Lebih baik sering tapi tidak berlebihan, daripada jarang tapi becek |
| Pemupukan | Beri pupuk NPK seimbang dosis rendah 2–3 minggu sekali | Kombinasi dengan kompos organik akan meningkatkan kesuburan |
| Pemangkasan Ringan | Pangkas bunga layu dan batang terlalu panjang | Merangsang pertumbuhan tunas dan bunga baru |
| Pengendalian Hama | Periksa secara rutin (kutu daun, ulat, jamur) | Gunakan pestisida hayati bila memungkinkan |
| Fase Berbunga | Nikmati bunga; potong sebagian untuk vas jika diinginkan | Bunga potong akan merangsang tumbuhnya bunga baru |
Setelah mendapatkan panduan singkat ini, Anda bisa melangkah ke tips spesifik untuk penanaman di pot dan di taman.
Baca juga: Echinacea: Tanaman Cantik yang Bikin Imun Tubuh Naik
Tips Penanaman Bunga Snapdragon di Pot & di Taman
Bunga snapdragon sangat fleksibel: bisa ditanam di pot kecil di balkon apartemen maupun di bedengan taman luas. Untuk memaksimalkan efek dekoratifnya, Anda perlu menyesuaikan penataan dengan kondisi ruang yang tersedia.
1. Menanam Bunga Snapdragon di Pot
Menanam di pot cocok untuk Anda yang tinggal di perkotaan atau memiliki lahan terbatas.
Tips praktis:
- Pilih Ukuran Pot
- Gunakan pot minimal diameter 20–25 cm untuk 2–3 tanaman snapdragon ukuran kecil–sedang.
- Pastikan pot memiliki lubang drainase yang cukup.
- Gunakan Media Tanam Gembur
- Kombinasi tanah:kompos:sekam atau cocopeat sangat membantu akar tumbuh sehat.
- Penempatan Pot
- Letakkan di balkon, teras, atau jendela yang mendapat sinar matahari pagi–siang.
- Jika siang terlalu terik, geser pot ke area dengan naungan parsial.
- Dekorasi dan Komposisi
- Campurkan bunga snapdragon dengan tanaman gantung atau tanaman daun hijau untuk kontras:
- Misalnya dipadukan dengan petunia, verbena, atau tanaman foliage hijau keperakan.
- Manfaatkan pot warna netral (putih, abu-abu, tanah liat) agar warna bunga lebih menonjol.
Dengan komposisi yang tepat, satu deret pot bunga snapdragon bisa langsung mengubah balkon kecil menjadi spot foto yang menarik.

2. Menanam Bunga Snapdragon di Taman
Jika Anda punya taman, bunga snapdragon bisa menjadi elemen vertikal yang mencuri perhatian.
Tips landscape dan peletakan:
- Penataan Bertingkat
- Tanam varietas tinggi di bagian belakang bedengan, varietas sedang di tengah, dan tanaman pendek di depan.
- Susunan ini menciptakan lapisan warna yang harmonis dan tidak menutupi satu sama lain.
- Border dan Jalur Taman
- Gunakan snapdragon sebagai border di sepanjang jalan setapak.
- Kombinasikan dengan tanaman penutup tanah atau bunga rendah di sisi luar untuk menambah dimensi.
- Skema Warna
- Untuk kesan elegan: pilih warna senada (misalnya putih–kuning–krem).
- Untuk kesan ceria dan “berani”: campur merah, oranye, kuning, dan magenta dalam satu area.
- Integrasi dengan Tanaman Lain
- Bunga snapdragon cocok dipadukan dengan:
- Mawar mini
- Salvia
- Marigold
- Dusty miller (daun keperakan)
Dengan pengaturan landscape yang tepat, bunga snapdragon tidak hanya menjadi dekorasi, tetapi juga titik fokus yang menyeret pandangan setiap orang yang melintas.

Kesimpulan
Bunga snapdragon adalah pilihan ideal bagi Anda yang menginginkan taman atau pot hias dengan tampilan kuat, unik, dan penuh warna. Bentuk bunganya yang mirip mulut naga, warna yang sangat beragam, serta kemampuannya beradaptasi di pot maupun di taman membuat tanaman ini sangat layak dicoba, bahkan oleh pemula.
Kunci keberhasilannya terletak pada:
- Penyediaan cahaya matahari yang cukup
- Media tanam yang gembur dan berdrainase baik
- Penyiraman dan pemupukan yang seimbang
- Pemangkasan rutin untuk merangsang bunga baru
Dengan langkah yang tepat, bunga snapdragon akan menghadirkan deretan warna yang menyala di halaman atau balkon Anda, sekaligus memberi pengalaman berkebun yang menyenangkan.
Sebagai penutup, mari beralih ke beberapa pertanyaan yang sering muncul terkait bunga snapdragon, agar Anda makin siap merawatnya.
Baca juga: Bunga Anemone: Kembang Angin Eksotis yang Bikin Taman Hidup
FAQ seputar Bunga Snapdragon
1. Apakah bunga snapdragon cocok untuk pemula?
Ya, bunga snapdragon cukup ramah untuk pemula. Perawatannya tidak terlalu rumit selama Anda memberikan:
- Cahaya matahari memadai
- Penyiraman teratur (tidak berlebihan)
- Media tanam gembur dan subur
Untuk mempermudah, Anda bisa mulai dari bibit yang sudah siap tanam, bukan dari biji.
2. Berapa lama bunga snapdragon bisa berbunga?
Pada kondisi ideal, bunga snapdragon bisa berbunga selama beberapa bulan pada satu musim. Jika Anda rutin:
- Memotong bunga yang sudah layu
- Memberi pupuk seimbang
- Menjaga kelembapan media
Maka siklus berbunga bisa lebih panjang, terutama di daerah dengan suhu cenderung sejuk.
3. Apakah bunga snapdragon bisa tumbuh di dataran rendah panas?
Bunga snapdragon lebih menyukai iklim sejuk, tetapi masih mungkin ditanam di dataran rendah bila Anda:
- Menempatkannya di area dengan sirkulasi udara baik
- Memberikan sinar matahari pagi dan mengurangi paparan siang terik
- Menjaga media tidak terlalu kering
Namun, biasanya warna dan ukuran bunga akan lebih maksimal di dataran tinggi atau daerah bersuhu sedang.
4. Bagaimana cara menangani bunga snapdragon yang layu?
Saat bunga snapdragon tampak layu, Anda bisa:
- Memeriksa kelembapan media (terlalu kering atau terlalu basah)
- Memotong bagian bunga dan daun yang sudah rusak
- Memberi penyiraman cukup dan memindahkan ke tempat yang lebih teduh sementara
Jika layu disebabkan panas ekstrem, tanaman biasanya bisa pulih ketika suhu lebih bersahabat dan perawatan kembali stabil.
5. Apakah bunga snapdragon bisa dijadikan bunga potong untuk vas?
Bisa, dan ini salah satu keunggulan bunga snapdragon. Untuk hasil terbaik:
- Potong tangkai saat beberapa bunga di bawah sudah mekar, sementara yang di atas masih kuncup
- Gunakan gunting tajam dan bersih
- Segera masukkan ke dalam vas berisi air bersih
Dengan perawatan vas yang tepat (ganti air secara berkala dan potong sedikit ujung tangkai setiap beberapa hari), bunga snapdragon bisa bertahan cukup lama sebagai dekorasi interior.
Dengan memahami karakter, cara menanam, dan perawatan bunga snapdragon, Anda punya bekal lengkap untuk menghadirkan keindahannya di rumah. Langkah selanjutnya tinggal Anda praktikkan sendiri dan menikmati hasilnya di taman atau pot Anda.
Salam tetanam!
may@tetanam







