Buah Dabai (Canarium odontophyllum) adalah buah asli Pulau Kalimantan yang memiliki cita rasa unik dan kaya akan nutrisi. Kehadiran buah Dabai menjadi salah satu ciri khas kekayaan alam Kalimantan. Buah ini memiliki banyak nama, seperti kembayau di beberapa daerah, “zaitun Sarawak” karena kemiripannya dengan buah zaitun, serta nama lokal lainnya. Penamaan yang beragam ini menunjukkan betapa pentingnya buah Dabai bagi masyarakat setempat.
Penamaan “dabai” sendiri diperkirakan berasal dari bahasa Dayak, suku asli Kalimantan yang telah lama memanfaatkan buah Dabai sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Sementara nama “kembayau” lebih umum digunakan di wilayah Malaysia. Sebutan “zaitun Sarawak” muncul karena tekstur dan bentuk buah Dabai yang mirip dengan buah zaitun, meskipun rasa dan kandungan nutrisinya berbeda. Apapun sebutannya, buah Dabai tetaplah menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan yang patut untuk kita kenal lebih jauh.
Keunikan buah ini tidak hanya terletak pada rasanya yang khas, tetapi juga pada cara pengolahannya sebelum dapat dikonsumsi. Buah Dabai mentah memiliki tekstur yang keras dan rasa yang kurang enak, sehingga perlu direndam dalam air hangat terlebih dahulu agar menjadi lunak dan lebih lezat. Selain itu, buah ini juga kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan. Setelah memahami keunikan buah ini dari segi definisi dan penamaannya, mari kita telaah klasifikasi ilmiahnya dalam taksonomi.
Daftar isi:
- Taksonomi: Klasifikasi Ilmiah Buah Dabai
- Morfologi Buah Dabai: Bentuk dan Struktur
- Asal Usul Tanaman Buah Dabai
- Syarat Tumbuh dan Propagasi Buah Dabai
- Pemanfaatan Buah Dabai: Lebih dari Sekadar Camilan
- Kandungan Nutrisi dan Senyawa Kimia dalam Buah Dabai
- Kesimpulan: Melestarikan Keunikan Buah Dabai
- FAQ: Pertanyaan Seputar Buah Dabai
Taksonomi: Klasifikasi Ilmiah Buah Dabai
Untuk memahami lebih dalam tentang buah Dabai, berikut adalah taksonominya secara terstruktur dan ringkas:
- Kerajaan (Kingdom): Plantae (Tumbuhan)
- Divisi (Division): Magnoliophyta (Tumbuhan Berbunga)
- Kelas (Class): Magnoliopsida (Dicotyledoneae)
- Ordo (Order): Sapindales
- Famili (Family): Burseraceae
- Genus (Genus): Canarium
- Spesies (Species): Canarium odontophyllum

Baca Juga: Pengelompokan Tanaman: Metode yang Digunakan Para Ahli
Klasifikasi ini menempatkan buah Dabai dalam keluarga yang sama dengan pohon kenari dan pohon damar, yang dikenal karena menghasilkan resin aromatik dan buah-buahan yang bernilai ekonomi. Setelah kita mengetahui posisi buah Dabai dalam dunia tumbuhan, selanjutnya kita akan mengamati bentuk dan strukturnya melalui morfologi.
Morfologi Buah Dabai: Bentuk dan Struktur
Secara morfologi, buah Dabai memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
- Pohon: Tinggi pohon Dabai dapat mencapai 20-30 meter dengan diameter batang mencapai 60 cm.
- Daun: Daun majemuk menyirip ganjil, dengan anak daun berbentuk oval hingga elips.
- Bunga: Bunga kecil berwarna putih kehijauan, tersusun dalam malai.
- Buah: Buah Dabai berbentuk lonjong, berukuran sekitar 2-3 cm, dengan kulit buah berwarna hijau saat muda dan berubah menjadi hitam keunguan saat matang. Daging buah berwarna putih, bertekstur lembut, dan memiliki rasa yang unik.
- Biji: Biji berbentuk lonjong, keras, dan berwarna coklat kehitaman. Dengan mengenali ciri fisik buah Dabai, mari kita telusuri asal usul tanaman ini dan bagaimana ia pertama kali didokumentasikan.

Asal Usul Tanaman Buah Dabai
Tanaman buah Dabai merupakan tanaman endemik Pulau Kalimantan, yang meliputi wilayah Indonesia (Kalimantan), Malaysia (Sarawak dan Sabah), dan Brunei Darussalam. Keberadaan buah Dabai telah lama dikenal oleh masyarakat setempat, namun pendokumentasian secara ilmiah baru dilakukan pada abad ke-19.
Tanaman buah Dabai ini pertama kali dideskripsikan secara botani oleh seorang botanis bernama Friedrich Anton Wilhelm Miquel pada tahun 1861. Miquel adalah seorang ahli botani asal Belanda yang melakukan penelitian ekstensif tentang flora Indonesia. Deskripsi Miquel memberikan landasan ilmiah bagi pengenalan dan studi lebih lanjut tentang tanaman buah ini. Setelah mengetahui asal usulnya, kita akan membahas bagaimana cara menanam tanaman ini dan apa saja yang dibutuhkannya untuk tumbuh optimal.
Syarat Tumbuh dan Propagasi Buah Dabai
Berikut adalah penjelasan mengenai syarat tumbuh dan cara propagasi buah Dabai:
Syarat Tumbuh Optimal untuk Buah Dabai
Tanaman buah Dabai tumbuh optimal pada kondisi berikut:
- Iklim: Iklim tropis dengan curah hujan tinggi (2500-4000 mm per tahun) dan musim kemarau yang tidak terlalu panjang.
- Suhu: Suhu ideal antara 25-32°C.
- Tanah: Tanah subur, gembur, dan memiliki drainase yang baik.
- Ketinggian: Ketinggian tempat tumbuh yang optimal adalah di dataran rendah hingga ketinggian 400 meter di atas permukaan laut.
Baca Juga: Buah Kesemek: Si Kecil Oranye Penuh Khasiat
Metode Propagasi Buah Dabai
Propagasi atau perbanyakan tanaman buah Dabai dapat dilakukan dengan beberapa cara:
- Biji: Perbanyakan dengan biji adalah cara yang paling umum dilakukan, meskipun membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menghasilkan buah. Biji buah Dabai harus disemaikan terlebih dahulu sebelum ditanam di lahan permanen.
- Cangkok: Cangkok adalah cara perbanyakan vegetatif yang lebih cepat menghasilkan buah. Proses cangkok dilakukan dengan melukai batang tanaman induk dan membungkusnya dengan media tanam hingga keluar akar.
- Okulasi: Okulasi adalah teknik menggabungkan batang atas dari tanaman unggul dengan batang bawah dari tanaman lain yang memiliki perakaran kuat. Setelah memahami bagaimana cara menanamnya, mari kita eksplorasi bagaimana buah Dabai dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pemilihan metode propagasi yang tepat akan mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas tanaman buah Dabai.
Pemanfaatan Buah Dabai: Lebih dari Sekadar Camilan
Buah Dabai memiliki berbagai macam pemanfaatan, terutama sebagai bahan makanan. Berikut adalah beberapa cara pemanfaatan buah Dabai:
- Dikonsumsi langsung: Buah Dabai yang telah direndam air hangat dapat langsung dikonsumsi sebagai camilan.
- Diolah menjadi masakan: Buah Dabai juga dapat diolah menjadi berbagai macam masakan, seperti sayur, sambal, atau campuran dalam nasi goreng.
- Bahan baku industri: Buah Dabai berpotensi untuk diolah menjadi berbagai produk industri, seperti minyak nabati, kosmetik, dan obat-obatan.

Untuk mengkonsumsi buah Dabai, Anda perlu merendamnya terlebih dahulu dalam air hangat selama 10-15 menit hingga teksturnya menjadi lunak. Buah Dabai yang sudah lunak memiliki rasa yang unik, perpaduan antara gurih, manis, dan sedikit asam. Selain rasanya yang unik, buah Dabai juga menyimpan berbagai nutrisi penting. Mari kita bahas kandungan nutrisi dan senyawa kimia yang terdapat di dalamnya.
Kandungan Nutrisi dan Senyawa Kimia dalam Buah Dabai
Buah Dabai kaya akan berbagai macam nutrisi dan senyawa kimia yang bermanfaat bagi kesehatan. Berdasarkan penelitian ilmiah, buah Dabai mengandung:
- Antioksidan: Senyawa yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
- Vitamin: Vitamin C, vitamin E, dan vitamin B kompleks.
- Mineral: Kalium, kalsium, magnesium, dan fosfor.
- Asam lemak: Asam oleat dan asam linoleat yang baik untuk kesehatan jantung. Setelah membahas kandungan nutrisinya, mari kita simpulkan semua yang telah kita pelajari tentang buah Dabai.
Baca Juga: Apel Putsa: Manisnya Eksotis, Kaya Manfaatnya!
Referensi ilmiah mengenai kandungan nutrisi buah Dabai dapat ditemukan pada jurnal-jurnal penelitian botani dan pangan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak buah Dabai memiliki potensi sebagai antioksidan, antikanker, dan antiinflamasi.
Kesimpulan: Melestarikan Keunikan Buah Dabai
Buah Dabai adalah keajaiban Kalimantan yang kaya akan nutrisi dan memiliki potensi ekonomi yang besar. Dengan cita rasa yang unik dan manfaat kesehatan yang beragam, buah Dabai layak untuk diperkenalkan dan dikembangkan lebih luas. Mari lestarikan buah Dabai sebagai bagian dari kekayaan alam Indonesia! Untuk melengkapi pemahaman kita tentang buah Dabai, mari kita jawab beberapa pertanyaan umum yang sering muncul.
FAQ: Pertanyaan Seputar Buah Dabai
- Apa itu buah Dabai? Buah Dabai adalah buah asli Pulau Kalimantan (Canarium odontophyllum) yang memiliki rasa unik dan kaya nutrisi.
- Bagaimana cara memakan buah Dabai? Buah Dabai perlu direndam air hangat terlebih dahulu hingga lunak sebelum dikonsumsi.
- Rasa buah Dabai mirip buah apa? Rasa buah Dabai unik, perpaduan antara gurih, manis, dan sedikit asam. Beberapa orang menyebutnya mirip dengan alpukat atau zaitun.
- Di mana bisa mendapatkan buah Dabai? Buah Dabai biasanya dijual di pasar tradisional atau toko buah di Kalimantan.
- Apa saja manfaat buah Dabai bagi kesehatan? Buah Dabai kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan jantung, kulit, dan daya tahan tubuh.
- Bagaimana cara menyimpan buah Dabai? Buah Dabai dapat disimpan di lemari es selama beberapa hari atau dibekukan untuk penyimpanan yang lebih lama.
- Apakah buah Dabai bisa diolah menjadi produk lain? Ya, buah Dabai berpotensi untuk diolah menjadi minyak nabati, kosmetik, atau bahan tambahan makanan.
- Apa nama lain dari buah Dabai? Buah Dabai juga dikenal dengan nama kembayau, zaitun Sarawak, dan nama lokal lainnya tergantung daerahnya.
Semoga artikel ini bermanfaat!
Salam tetanam!































